Selasa, 31 Desember 2013

Tugas SOSIO TEKNOLOGI INFORMASI ( Perkembangan Duni Informatika)





Hubungan Masyarakat dengan Dunia Informatika

dipostkan oleh Kunto Nashiruddin Ahmad
(1110651059)

Assalamualikum para pembaca, artikel ini saya buat guna meberikan sebuah informasi dan pengetahuan tentang Sosio Teknologi Informasi dalam Hubungan Masyarakat dengan Perkembangan Dunia IT sekarang serta sebagai prasyarat tugas Mata Kuliah "Sosio Teknolgi Informasi " di Unmuh Jember Fakultas Teknik Informatika..


Pendahuluan

•    Latar Belakang
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dari zaman ke zaman terjadi sangat dinamis, dan semakin mudah. Dimulai dari zaman batu hingga zaman sekarang yang serba canggih seperti saat ini. dinamisnya dinamika masyarakat sekarang ini menjadikan masyarakat menjadi objek yang menarik untuk diteliti atau dijadikan kajian suatu disiplin ilmu. Banyak hal yang menarik untuk diamati didalam Ilmu sosial khususnya interaksi sosial dimasyarakat, dan dalam kali ini saya memberi judul “Hubungan Masyarakat dengan Dunia Informatika di era sekarang”sebagai prasyarat tugas Sosio Teknolologi Informasi.


•    Maksud dan Tujuan
Pembahasan da;am artikel ini bermaksud untuk memberitahukan keterkaitan hubungan masyarakat dengan Dunia Informatika, sebagai prasyarat tugas mata kuliah Sosio Teknologi Informasi.
Tujuan dari pembahasan saya adalah antara lain kita dapat mengerti keterkaitan segala hal dari ilmu sosial khususnya hubungan masyarakat dengan Dunia Teknik informatika yang sekarang ini banyak hal yang keterkaitan antara keduanya berkembang secara dinamis.

•   Latar Belakang Masalah
  1. Apa hubungan masyarakat sekarang dengan Perkembangan Dunia Informatika?
  2. Apakah masyarakat sekarang termasuk Informatika?
  3. Bagaiman solusi pemerintah guna mencapai Masyarakat yg berkembang dan maju khususnya Perkembangan Dunia Informatika?
Teori

Teknologi informasi merupakan cabang disipilin ilmu yang mempelajari mengenai bagaimana masyarakat memanfaatkan informasi, proses-proses sosial yang terjadi saat akses informasi serta perubahan sosial yang terjadi akibat informasi. informasi dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terjadi membawa perubahan dalam masyarakat saat ini.

Perubahan itu meliputi perubahan sikap masyarakat dalam interaksi sosial sehari-hari atau perubahan yang terjadi pada pranata sosial yang ada dimasyarakat saat ini.dengan adanya teknologi masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi dengan cepat dan tepat yang mana akan sangat mudah didapatkan guna menambah pengetahuan masyarakat.

Hubungan masyarakat dengan teknologi sangat bisa dibilang dekat, karena tanpa informasi yang di dapat dari teknologi sekarang, masyarakat akan buta informasi. Banyak sekali perubahan yang terjadi dalam masyarakat semenjak adanya teknologi informasi.

Perubahan sosial yang terjadi dalam konteks sikap masyarakat dapat dilihat dari pola interaksi masyarakat dan bagaimana masyarakat bersikap dengan informasi yang ada. Saat ini masyarakat semakin kritis, cerdas dan berani. Kritis yang dimaksudkan disini adalah sikap kritis untuk mengkritisi berbagai persoalan yang ada disekitarnya mulai itu dalam bidang pendidikan bahkan sampai politik.

Masyarakat mulai berani menggungkapkan pendapat apabila sesuatu persoalan tidak sepaham dengan pendapat yang dimilikinya. dengan adanya informasi yang terjadi memotivasi masyarakat dan mencerdaskan masyarakat. Saat ini setiap orang dapat memanfaatkan informasi dengan tujuan menambah wawasan, belajar atau hanya sekedar untuk hiburan, mereka dapat mengakses informasi tanpa membedakan status sosial yang disandang seiring dengan demokratisasi informasi.

Informasi memang membawa perubahan dalam masyarakat mulai dari gaya hidup sampai pola berpikir. Perubahan ini akan terus terjadi sejalan dengan dinamika informasi dan teknologi yang terjadi.


Perilaku Masyarakat Dalam Pemanfaatan Teknologi guna Mendukung Pengembangan Masyarakat Global

Teknologi informasi dan komunikasi termasuk teknologi media sudah semakin berkembang di era globalisasi. Perkembangan teknologi ini membawa dampak terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam pemanfaatan media massa dan pada akhirnya juga merubah pola pengembangan masyarakat yang efektif di era digital seperti saat ini. Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa banyak perubahan bagi kehidupan manusia di dunia. Manusia mampu menembus waktu dan ruang dengan menggunakan teknologi yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Penyebaran informasi menjadi lebih merata dan dapat diakses dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja. Melalui aplikasi teknologi informasi dan komunikasi, komunikasi menjadi lebih baik, dapat dilakukan dalam bentuk teks, voice atau teknologi lain yang berbasis multimedia. 
Kebergantungan manusia terhadap teknologi informasi dewasa ini semakin terasa. Banyak orang rela membayar mahal dan menempuh berbagai cara bahkan sampai mempertaruhkan nyawa hanya untuk mendapatkan sebuah informasi. Informasi menjadi sesuatu yang tak ternilai harganya. Seperti yang diungkapkan Hartono (1990) yang disitir oleh Adrian (2008) bahwa informasi ibarat darah yang mengalir di dalam tubuh organisasi sehingga jika suatu sistem kurang mendapatkan informasi maka akan menjadi luruh, kerdil dan akhirnya mati. Tidak mengherankan apabila dewasa ini teknologi informasi dan komunikasi bekembang demikian pesat. Berbagai perangkat keras maupun perangkat lunak telah tercipta dan tersedia dengan model dan harga sangat variatif untuk memenuhi kebutuhan informasi yang lengkap, akurat, cepat, tepat, mudah dan murah yang mampu menembus batas ruang dan waktu. 
Tuntutan penguasaan dan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi baik bagi individu maupun organisasi/perusahanan dewasa ini semakin nyata dikarenakan beberapa hal (Adrian 2008), yaitu: 1) Ketatnya persaingan di pasar global sehingga kecepatan memperoleh informasi sangat menentukan dalam mengatur strategi bersaing, 2) Perubahan pasar yang demikian cepat menuntut penguasaan teknologi informasi dan komunikasi untuk mencermati dan mengantisipasinya, 3) Perkembangan ipteks mutakhir menuntut penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin optimal, 4) Tuntutan kemudahan akses untuk membangun relationship dalam pengembangan diri maupun organisasi, 5) Teknologi informasi dan komunikasi telah menjadi trend kehidupan di era global. Teknologi informasi sangat terkait dengan teknologi komputer dan telekomunikasi. Hal ini menjadikan teknologi informasi dan komunikasi seringkali disebut juga dengan Information dan Communication Technology (ICT).


Keterkaitan antara ilmu sosial dasar dengan Teknik Informatika
Dapat diketahui bahwa hubungan masyarakat denagn dunia IT sangat dekat dan  hal itu sangat penting karena tanpa informasi yang mereka dapat dari teknologi di jaman sekarang ini maka masyarakat akan mengalami buta informasi sehingga menyebakan gagp teknologi atau lebih kita kenal dengan sebutan gaptek,banyak sekali perubahan-perubahan yang terjadi di masyarakat sewmenjak timbulnya teknologi

Perubahan yang terjadi pada masyarakat sangat dinamis,akibat perkembangan Teknologi dan Informasi seperti perubahan sosial yang terjadi di masyarakat,bagaimana masyarakat berinteraksi dan bersikap dengan informasi yang ada.kita bisa rasakan saat ini masyarakat indonesia sangat kritis,cerdas dan antusias.dan kritis yang dimaksud yaitu kritis yang mengkritis persolan yang ada disekitarnya mulai dari bidang pendidikan bahkan sampai ke bidang-bidang politik 
Masyarakat dipacu untuk lebih berani dalam menyampaikan aspirasinya baik dalam bidang politik dan lainnya,bahkan masyarakat  lebih bisa mengkritis hala-hal yang ttidak sepahan dengan mereka
Perkembangan Teknologi dan Informasi juga mencerdaskan masyarakat karena dengan adanya perkembangan teknolgi ,memudahkan mereka untuk mencari informasi serta memotivasi mereka untuk ingin semakin tahu hal-hal yang baru bahkan tak jarang setiap orang saat ini memanfaatkan perkembangan Teknologi informasi sebagai bahan pembelajaran dan menambah wawasan atau sekedar menambah hiburan semata.

Keadaan Sosial Masyarakat Seiring dengan Berkembangnya Teknologi Informasi

      Akibat perkembangan teknologi informasi yang ada, keadaan sosial masyarakat mengalami perubahan. Tetapi masih terdapat kesenjangan yang terjadi pada masyarakat di daerah terpencil. Masyarakat di kota-kota besar sangat mudah untuk mengakses berbagai informasi yang ada melalui internet. Sedangkan pada masyarakat pedesaan cenderung susah untuk mendapatkan informasi dari dunia maya. Tetapi bila di lihat secara keseluruhan, tentunya perkembangan teknologi informasi ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat kebanyakan.
      Contohnya pada aspek kehidupan masyarakat. Dengan adanya kemudahan yang di berikan untuk melakukan kegiatan sehari-hari, masyarakat dari berbagai tingkatan dapat merasakan kemudahan yang di berikan. Beberapa contoh aktivitas masyarakat yang di mudahkan dengan penggunaan teknologi informasi:


Teknologi dalam kehidupan sehari-hari

Pada zaman modern seperti saat ini computer telah mengalami evolusi dan sudah mencapai generasi kelima. Teknologi yang semakin berkembang itu dibuat untuk membantu menyelesaikan sebuah permasalahan dengan mudah dan cepat.
Banyak sekali manfaat dari pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi. Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktifitas yang dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya. Teknologi Informasi dan Komunikasi yang perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam segala aktivitasnya. Ada beberapa manfaat teknologi yang sesuai dengan bidangnya masing-masing, seperti dalam perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan, pendidikan, dan kesehatan. Berikut ini adalah penerapan teknologi yang sesuai dengan bidangnya masing-masing:

A. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perusahaan

Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan.

B. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis

Dalam dunia bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.

C. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perbankan

Dalam dunia perbankan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening.

D. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan

Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seirng perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari Makalah Teknologi Informasi dan Komunikasi sering dijumpai kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik.

E. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Kesehatan

Sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien. Digunakannya robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.

masyarakat pada saat ini tidak bisa lepas dari yang namanya perkembangan teknologi. Hubungan antara manusia dan perkembangan teknologi saat ini sudah saling ketergantungan. Diantara keduanya sudah saling melengkapi satu sama lain, akan tetapi karena adanya hal ini, manusia pada saat ini cenderung mengandalkan kemajuan zaman, sehingga adat, kebiasaan, dan semuanya yang serba tradisional mulai ditinggalkan.maupun disekitar kita dikelilingi oleh kemajuan teknologi, tetapi janganlah kita melupakan budaya atau tradisi yang sudah ada sejak dahulu. Apabila kita ingin berinteraksi melalui dunia maya yang sedang buming saat ini, manfaatkan dengan sebaik mungkin jangan sampai kita salah menggunakan fasilitas-fasilitas yang sudah tersedia.


Studi Kasus

“Kejahatan Di Jejaring Sosial”
Potensi kejahatan internet makin meningkat dengan makin banyaknya pengakses internet, terutama dengan pemanfaatan telepon cerdas yang kian hari harga dan tarifnya kian terjangkau oleh masyarakat banyak di berbagai sudut. Dan basis “cybercrime” ke depan pun akan beralih ke jejaring sosial dengan makin banyaknya pengguna jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan situs jejaring sosial yang lainnya di internet.
Dalam catatan, disebut-sebut Indonesia berada di posisi empat dunia dengan 14,6 juta pengguna, sementara untuk pengguna Twitter berjumlah 5,6 juta dan berada pada posisi keenam di dunia.
Dari kasus terakhir, Febriari alias Ari diduga melakukan penculikan terhadap gadis di bawah umur Marieta Nova Triani dengan menggunakan media jejaring sosial Facebook. Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Facebook juga digunakan sebagai wahana untuk melakukan transaksi seks.
Modus kejahatan tersebut menambah deret modus-modus kejahatan internet melalui jejaring sosial yang terjadi di tanah air. Adapun modus-modus kejahatan berbasis jejaring sosial yang hadir lebih dulu antara lain pencemaran nama baik/penghinaan, penipuan, iklan judi online maupun pornografi dan pornoaksi online.
Sebagai media komunikasi, internet dengan jejaring sosialnya, bisa saja bersifat netral. Namun, sebagai pisau bermata dua, dampak negatif bisa terjadi. Sebab bila berbicara internet, semua ada di sana, dan semua bisa terjadi di sana.
Pembahasan
Setelah membaca kejadian diatas, yaitu kejahatan di dunia maya, terutama Jejaring sosial, saya berpendapat bahwa segala sesuatu yang bersifat pribadi tidak perlu di cantumkan ke dalam halaman pribadi jejaring sosial kita.
Hal yang lainnya adalah, tidak memberi informasi yang mengundang seseorang melakukan tindak kejahatan kepada kita, contohnya di Facebook dan twitter, tidak perlu menulis status yang isi status tersebut menginformasikan seperti kata-kata “sendirian di rumah” atau ” orang tua sedang ke luar kota”, biasanya hal tersebut sering mendapat respon negatif dari pihak-pihak di jejaring sosial tersebut untuk berbuat jahat kepada kita.
Untuk mencegah kejahatan di dunia maya, lagi-lagi perlu adanya pengawasan orang tua serta diri kita dalam memberikan informasi di dunia maya, karena sekali pun jejaring sosial punya keterkaitannya dengan dunia IT yang berkembang pesat, namun sering kali mendapat masalah-masalah seperti kasus di atas.
Suka atau tidak suka, Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) No. 11/2008 sesungguhnya telah melindungi masyarakat dari kejahatan yang berbasis teknologi informasi seperti perjudian, pencemaran nama baik/penghinaan, muatan yang melanggar kesusilaan maupun pemerasan/pengancaman.
Di sahkannya Undang Undang tersebut karena antara lain banyaknya kasus kejahatan sosial di internet, maka dari itu perlu penerapan yang sangat serius dari pihak kepolisian akan hukum dari undang-undang tersebut.

Peran Pemerintah ICT Dalam Pengembangan Masyarakat di era sekarang
Penggunaan teknologi informasi di negara-negara berkembang sudah semakin pesat dan memasuki berbagai kebutuhan. Termasuk di Indonesia, pemakaian perangkat canggih berteknologi komputer jejaring itu dirancang sejak memasuki 2000, ketika pemanfaatan komputer semakin merata. Pemerintah daerah semakin menunjukkan kebutuhan yang terus meningkat terhadap pemakaian ICT agar bisa menjadikan kerja-kerja birokrasi lebih efektif dan efisien dalam melayani kebutuhan masyarakat. Pekerjaan birokrasi memang dapat dipermudah dan dipersingkat melalui penggunaan teknologi informasi. Namun, untuk sampai pada derajat mengembangkan kemampuan pemanfaatan teknologi itu, tentu dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Karena itu, bagi banyak negara berkembang, SDM di bidang teknologi informasi harus benar-benar dipersiapkan sebelum mengganti semua lini birokrasi dengan pekerjaan berbasis teknologi informasi. 
Peran ICT dalam pengembangan masyarakat dapat dibingkai dalam model arsitektur terbuka yang terdiri atas empat determinan yang berbeda. Pertama, struktur sosial, ekonomi dan politik. Kedua, institusi yang memprakarsai sistem ICT, seperti peranannya dan insentif yang diberikan. Ketiga, perilaku strategis elit politik yang mendorong pemberlakuan sistem IT. Keempat, kebijakan pemerintahan, seperti kompetisi atau monopolistik, asing atau domestik, sentral atau desentralistik. 
Teknologi informasi dan komunikasi sebagai kekuatan potensial sebagaimana kapital dan tanah. Sejarawan Inggris Eric Hobsbawm menyebutkan bahwa abad ke-19 merupakan abad kapital. Siapa yang menguasai kapital, dia akan menguasai berbagai jalur di pemerintahan, bisnis, maupun masyarakat. Memasuki abad ke-20, mulai terjadi pergeseran ketika revolusi teknologi informasi dan komunikasi menjadi bagian penting dari hajat hidup orang banyak. Maka, muncul paradigma baru bahwa menguasai ICT berarti juga menguasai hajat hidup masyarakat luas. Bahkan, penguasaan itu tidak hanya melayani masyarakat, melainkan juga mengarahkan masyarakat pada sasaran tertentu. Masyarakat modern yang bergantung pada ICT tidak bisa lagi bebas karena sudah diikat oleh penataan yang dibuat berdasarkan aplikasi perangkat lunak yang memudahkan sekaligus mempercepat kerja.
Ketika ICT sudah masuk dalam kehidupan masyarakat dalam berbagai aspek (sosial, politik, budaya, industri-ekonomi) maka proses pengembangan masyarakat di berbagai bidang juga dapat berkembang pesat. Fenomena jejaring sosial yang mengiringi jejaring teknologi. Warga mulai keluar dari kehidupan eksklusif di masa lalu yang berdasar adat kebiasaan dan hubungan darah menuju pada keseharian inklusif. Warga dari aneka latar belakang profesi dan status sosial membangun sikap saling mempercayai dalam suatu jaringan sosial yang dibangun melalui ICT. 
Tingkat adopsi ICT di suatu negara memiliki korelasi pada kesiapan memasuki sistem global. Sebab, hampir semua sisi hubungan internasional lintas negara saat ini menunjukkan adanya penggunaan ICT. Melalui penggunaan ICT, selanjutnya pelan namun pasti telah terjadi perubahan infrastruktur ekonomi, sosial dan politik baik di negara berkembang maupun negara maju. Ketika ICT mulai menjadi bagian dari keseharian di negara-negara berkembang termasuk di Indonesia saat ini, demam internet masyarakat menjadi tidak terhindarkan bahkan menjadi kekuatan yang besar untuk melawan suatu kekuasaan atau ketidakadilan. Begitu besarnya kekuatan jejaring sosial melalui internet, misalnya facebook yang mampu menggalang solidaritas nasional untuk beberapa kasus tertentu di antaranya kasus “Prita Mulyasari” di Indonesia yang akhirnya dibebaskan dari hukuman penjara setelah dituduh mencemarkan nama baik salah satu rumah sakit besar di Bintaro.
Peran penting ICT mengacu pada penggunaan peralatan elektronik (terutama komputer) untuk memproses suatu kegiatan tertentu. ICT mempunyai kontribusi yang potensial untuk berperan dalam mencapai manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan yang signifikan. ICT merujuk pada sistem untuk menghasilkan, menyimpan, mengirimkan, dan pencarian kembali file atau dokumen digital. File-file tersebut dapat memuat teks, suara dan gambar baik diam maupun bergerak. ICT dan khususnya adalah internet, mentransformasikan seluruh kegiatan manusia secara langsung bergantung pada informasi, termasuk di wilayah perdesaan. Di dunia yang berkembang saat ini, revolusi teknologi informasi dan komunikasi telah mempengaruhi tiap lapisan kehisupan dan telah memberikan keuntungan yang tidak terukur untuk masyarakat. Di India, contohnya pertukaran informasi dengan pemanfaatan peralatan elektronik telah merevitalisasi peranan dari layanan penyuluhan dalam penyiapan informasi, pendidikan dan membantu dalam proses pengambilan keputusan untuk produsen pertanian (Alemna 2006). 
Perkembangan ICT seperti komputer dan teknologi komunikasi, khususnya internet dapat digunakan untuk menjembatani informasi dan pengetahuan yang tersebar di antara yang menguasai informasi dan yang tidak. Akses terhadap komunikasi digital membantu meningkatkan akses terhadap peluang pendidikan, meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan pemerintah, memperbesar partisipasi secara langsung dari ”used-to-be-silent-public” (masyarakat yang tidak mampu berpendapat) dalam proses demokrasi, meningkatkan peluang perdagangan dan pemasaran, memperbesar pemberdayaan masyarakat dengan memberikan suara kepada kelompok yang semula tidak bersuara (perempuan) dan kelompok yang rentan, menciptakan jaringan komunikasi dan peluang pendapatan untuk wanita, akses terhadap informasi pengobatan untuk masyarakat yang terisolasi dan meningkatkan peluang tenaga kerja (Servaes 2007).
Meskipun disadari ICT memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung pengembangan masyarakat, namun sampai saat ini petani di dunia, khususnya di Indonesia masih belum dipertimbangkan dalam bisnis ICT dan lingkungan kebijakan. Fakta yang agak mengejutkan adalah bahwa aplikasi ICT memiliki kontribusi yang tidak terukur secara ekonomi bagi masing-masing GDPs. Dalam waktu yang sama, pemanfaatan ICT dalam pembangunan pertanian berkelanjutan membutuhkan proses pendidikan dan peningkatan kapasitas karena masih terdapat kesenjangan secara teknis maupun keterampilan dalam bisnis secara elektronik (e-business). Membangun sebuah masa depan elektronik (berwawasan ICT) yang berkelanjutan (sustainable e-future) memerlukan strategi dan program untuk menyiapkan petani dengan kompetensi ICT. Hal ini bermanfaat untuk mendukung perdagangan dan kewirausahaan, sehingga pemerintah dapat meningkatkan kapasitas masyarakat untuk berperan serta dan bermanfaat bagi tiap pertumbuhan ekonomi. Misalnya di bidang pertanian, dengan mengintegrasikan ICT dalam pembangunan pertanian berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas petani, maka petani akan berpikir dengan cara yang berbeda, berkomunikasi secara berbeda dan mengerjakan bisnisnya secara berbeda. 
Berdasarkan penelitian Wahid (2006) terhadap pemanfaatan kafe internet, faktanya diketahui bahwa penggunaan internet (aplikasi teknologi informasi) cenderung dimanfaatkan khususnya untuk meningkatkan kapabilitas pendidikan secara personal, dan pengalaman internet, sekolahan di Indonesia dan negara berkembang lainnya dapat memainkan peranan yang penting dalam mengembangkan sikap dan keahliannya untuk meningkatkan manfaat sosial dari penggunaan web. Hal ini berarti juga mendidik masyarakat dalam bagaimana caranya menggunakan web tersebut untuk mencari informasi yang tepat dan relevan dalam bahasa yang dapat dipahami. Selanjutnya Purbo (2002) memiliki argumentasi bahwa pergerakan golongan akar rumput (grassroots movements) mendorong pengembangan akses dan pemanfaatan internet di Indonesia. Kenyataan ini merupakan gambaran besarnya peluang pemanfaatan TIK dalam proses pendidikan masyarakat (e-learning). 
ICT telah memberikan banyak manfaat dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Pendidikan menjadi hal yang sangat penting karena pemdidikan akan menentukan nasib suatu bangsa di masa depan. Dengan peranan ICT di dalamnya, pendidikan akan menjadi lebih maju dan berkembang. Dengan pemanfaatan ICT, informasi menjadi semakin mudah diakses sehingga membuka wawasan luas terhadap kemajuan teknologi sehingga akan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Kemudian Jardiknas (Gambar 1) hadir di Indonesia sebagai penyedia layanan ICT antarinstansi pendidikan yang menghubungkan antarlembaga tersebut dalam satu jaringan sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran data dengan cepat. Dengan demikian diharapkan Jardiknas dapat menyediakan layanan ICT bagi pendidikan di Indonesia agar terciptanya iklim teknologi dan membuat pendidikan di Indonesia lebih maju dan bermutu (Adhi-wie 2009). 
Gambar Sistem Jardiknas (Sumber: Pustekom 2009)
ICT juga dapat diterapkan dalam mendukung manajemen sumber daya, pemasaran, penyuluhan dan mengurangi resiko kehancuran untuk membantu negara-negara meningkatkan produksi pangan dan mengurangi ancaman terhadap ketahanan pangan. Manfaat yang dapat diperoleh melalui kegiatan pengembangan aplikasi TIK dalam mendukung pembangunan pertanian melalui e-farming (Mulyandari 2005) adalah:
1. Mendorong terbentuknya jaringan informasi pertanian di tingkat lokal dan nasional. 
2. Membuka akses petani terhadap informasi pertanian untuk: meningkatkan peluang potensi peningkatan pendapatan dan cara pencapaiannya; meningkatkan kemampuan petani dalam meningkatkan posisi tawarnya, serta meningkatkan kemampuan petani dalam melakukan diversifikasi usahatani dan merelasikan komoditas yang diusahakannya dengan input yang tersedia, jumlah produksi yang diperlukan dan kemampuan pasar menyerap output.
3. Mendorong terlaksananya kegiatan pengembangan, pengelolaan, dan pemanfaatan informasi pertanian secara langsung maupun tidak langsung.
4. Memfasilitasi dokumentasi informasi pertanian di tingkat lokal (indigeneous knowledge) yang dapat diakses secara lebih luas.


Penutup
•    Kesimpulan
Kesimpulan dari pembahasan di atas antara lain adalah :
1. Bahwa Ilmu sosial dasar sangat erat dengan dunia Teknik Informatika sehingga dapat membuat jejaring sosial secara online.
2. Dalam hal seperti ini tidak dapat di pungkiri bahwa kejahatan menyerang dunia maya, khususnya jejaring sosial sangat banyak terjadi.
3. Perlu adanya benteng untuk diri kita sendiri untuk berhubungan sosial dengan orang yang tidak kita kenal di internet.
4.
Membuka akses masayarakat terhadap informasi apapun untuk: meningkatkan peluang potensi peningkatan pendapatan dan cara pencapaiannya; meningkatkan kemampuan  dalam meningkatkan potensi diri dan sekelilingnya.


Demikian Pembahasan yang saya lakukan kali ini, semoga bermanfaat untuk berbagai pihak dan serta untuk mengingatkan bahwa Ilmu Sosio Teknologi Informasi cukup erat hunbungannya dengan Teknik Informatika. Sekian terima kasih.





Daftar Pustaka

http://noviems.blogspot.com/2010/05/hubungan-sosiologi-dan-teknologi.html
http://www.detikinet.com/read/2010/02/10/090150/1296396/328/modus-kejahatan-lewat-media-jejaring-sosia
http://ardhaniyudistari.blogspot.com/2010/12/makalah-isd-hubungan-sosial-masyarakat.html
http://kartikawahyuni.blogspot.com/2011/11/hubungan-sosial-masyarakat-dibidang.html
http://sondix.blogspot.com/2013/12/aspek-geografis-dan-demografi.html























Tidak ada komentar:

Posting Komentar